Friday, October 2, 2009

LUHUR SEBENING KASIHMU INSAN

SALAM SEJAHTERA

Oleh : SAMUDERA

Tiada secantik bahasamu

Kugubah lalu menjadi lagu

Tidak setanding paras wajahmu

Itu menjadi rindu

Andainya bulan retak seribu

Bayangmu ada di mana-mana

Jika kaca berderai

Luka tertusuk seluruh jiwa

Kita pun diibaratkan kasih suci yang bahagia

Aku turut merasakan mahligai

Yang jadi nyata bersamamu

Pertama dan kaulah selamanya

Riwayat yang menghikayat cinta

Kasih jangan biarkan

Kata yang nista membakar kita

Kata janji bukan ukuran

Hanya sejati dalam diri

Kuburkan aku di hatimu

Demi cinta sebelum mati

Sejauh manapun berpisah

Kau dihatiku dan ku sama

Dalam tidur dalam terjaga

Kuucapkan salam sejahtera

Andainya bulan retak seribu

Bayangmu ada di mana-mana

Jika kaca berderai

Luka tertusuk seluruh jiwa

Kita pun diibaratkan kasih suci yang bahagia

Aku turut merasakan mahligai

Yang jadi nyata bersamamu

Kata janji bukan ukuran

Hanya sejati dalam diri

Kuburkan aku di hatimu

Demi cinta sebelum mati

Sejauh manapun berpisah

Kau dihatiku dan ku sama

Dalam tidur dalam terjaga

Kuucapkan salam sejahtera

SEPASANG KURUNG BIRU

Oleh : KHAIRIL JOHARI

Tiada salam atau ucapan

Tiada pesan tanda ingatan

Suasana penuh keriangan

Kuteringat pada seseorang

Oh..

Di hari yang berbahagia ini

Hatiku kosong dan sepi sekali

Betapa manis kenangan lalu

Menyambut raya bersama denganmu

Oh..

Tiada bisikan lembut yang kudengar

Hanya suara azan sayup bergema

Masih kurasakan hangat tanganmu

Di pagi raya bersalam denganku

Tetamu datang tetamu pergi

Namun tak tiba orang ku nanti

Hanya sepasang kurung nan biru

Menjadi teman mengubat rinduku

Tiada bisikan lembut yang kudengar

Hanya suara azan sayu bergema

Masih kurasakan hangat tanganmu

Di pagi raya bersalam denganku

LUHUR

Oleh : KAMIKAZE

Ku singkap kembali

Detik akhir bersama

Linangan air mataku menitis

Dalam pelukan dakapan yang terakhir

Mengalir darah membasahi bumi

Pergi yang tak kembali

Untuk selamanya

Segar indah

Namamu di hatiku

Perjuanganmu bagai lilin membakar

Bersinar menerangi kegelapan

Rela berkorban

Meredah onak berduri

Jasa baktimu sejernih air di kali

Bersemadilah engkau

Aman di pusara

Sinar cahaya murni keramatmu

Berjihad biar menitis

Oh..darah terakhir

Menjadi lambing cinta yang terluhur

Sayu dan pilu

Bermain di jiwaku

Hilangmu kini tiada pengganti

Hanya namamu tersemat di kalbuku

Menjadi satu kenangan abadi

Sayu dan pilu

Bermain di jiwaku

Hilangmu kini tiada pengganti

Hanya namamu tersemat di kalbuku

Menjadi satu kenangan abadi

Menjadi satu kenangan

Yang abadi



No comments: