
SALAM SEJAHTERA
Oleh : SAMUDERA
Tiada secantik bahasamu
Kugubah lalu menjadi lagu
Tidak setanding paras wajahmu
Itu menjadi rindu
Andainya bulan retak seribu
Bayangmu ada di mana-mana
Jika kaca berderai
Luka tertusuk seluruh jiwa
Kita pun diibaratkan kasih suci yang bahagia
Aku turut merasakan mahligai
Yang jadi nyata bersamamu
Pertama dan kaulah selamanya
Riwayat yang menghikayat cinta
Kasih jangan biarkan
Kata yang nista membakar kita
Kata janji bukan ukuran
Hanya sejati dalam diri
Kuburkan aku di hatimu
Demi cinta sebelum mati
Sejauh manapun berpisah
Kau dihatiku dan ku sama
Dalam tidur dalam terjaga
Kuucapkan salam sejahtera
Andainya bulan retak seribu
Bayangmu ada di mana-mana
Jika kaca berderai
Luka tertusuk seluruh jiwa
Kita pun diibaratkan kasih suci yang bahagia
Aku turut merasakan mahligai
Yang jadi nyata bersamamu
Kata janji bukan ukuran
Hanya sejati dalam diri
Kuburkan aku di hatimu
Demi cinta sebelum mati
Sejauh manapun berpisah
Kau dihatiku dan ku sama
Dalam tidur dalam terjaga
Kuucapkan salam sejahtera

SEPASANG KURUNG BIRU
Oleh : KHAIRIL JOHARI
Tiada salam atau ucapan
Tiada pesan tanda ingatan
Suasana penuh keriangan
Kuteringat pada seseorang
Oh..
Di hari yang berbahagia ini
Hatiku kosong dan sepi sekali
Betapa manis kenangan lalu
Menyambut raya bersama denganmu
Oh..
Tiada bisikan lembut yang kudengar
Hanya suara azan sayup bergema
Masih kurasakan hangat tanganmu
Di pagi raya bersalam denganku
Tetamu datang tetamu pergi
Namun tak tiba orang ku nanti
Hanya sepasang kurung nan biru
Menjadi teman mengubat rinduku
Tiada bisikan lembut yang kudengar
Hanya suara azan sayu bergema
Masih kurasakan hangat tanganmu
Di pagi raya bersalam denganku

LUHUR
Oleh : KAMIKAZE
Ku singkap kembali
Detik akhir bersama
Linangan air mataku menitis
Dalam pelukan dakapan yang terakhir
Mengalir darah membasahi bumi
Pergi yang tak kembali
Untuk selamanya
Segar indah
Namamu di hatiku
Perjuanganmu bagai lilin membakar
Bersinar menerangi kegelapan
Rela berkorban
Meredah onak berduri
Jasa baktimu sejernih air di kali
Bersemadilah engkau
Aman di pusara
Sinar cahaya murni keramatmu
Berjihad biar menitis
Oh..darah terakhir
Menjadi lambing cinta yang terluhur
Sayu dan pilu
Bermain di jiwaku
Hilangmu kini tiada pengganti
Hanya namamu tersemat di kalbuku
Menjadi satu kenangan abadi
Sayu dan pilu
Bermain di jiwaku
Hilangmu kini tiada pengganti
Hanya namamu tersemat di kalbuku
Menjadi satu kenangan abadi
Menjadi satu kenangan
Yang abadi
No comments:
Post a Comment