
Kekeliruan memenuhi segenap ruang fikir.
Aku terpenjara dalam seluruh liku
Sakitnya berpura saat mengelegak rasa
Gelodak jiwa yang tak siapa mengerti
Ruang ini, kadang-kadang aku ingin dia beralun tenang
Penuh keindahan dan ketenteraman
Masih aku
Demi mengisi mahmudah yang terkebelakang
Namun, tindaknya aku sudah menduga
Inikah akhirnya?
Atau inikah larutan dari yang dulu
Aku
Namun, sikap itu benar-benar menyakitkan
Aku
Namun, kebiasaan itu kadang memuakkan
Tambah menjelikkan
Atau akukah yang terlalu membesarkan perkara
Tuhan, lontarkan hidayah-Mu
Agar aku mampu mengerti
Ditemukan dengan insan yang salah di pagi hari
Petangnya, saat aku bertemu insan yang betul
Aku mampu jadi lebih mensyukuri
No comments:
Post a Comment